Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
salty_fish

Sebutkan Definisi dari Liburan?”. 
Begitulah kira-kira pertanyaan yang dilontarkan kepada kami malam itu.. Kejadian yang sudah lama sekali, beberapa tahun yang lalu. Kala itu kebetulan sedang jeda kuliah antara semester ganjil ke semester genap. Jeda waktu yang tak terlalu lama, disamping banyak kegiatan yang harus diselesaikan,  membuat saya enggan pulang ke kampung halaman.. lagi pula ongkos yang harus dikeluarkan dan jarak tempuh, serta waktu yang dihabiskan untuk melalui perjalanan darat membuat saya berfikir berkali-kali untuk pulang.

Sebenarnya pertanyaan diatas adalah pertanyaan sederhana yang dengan mudah bisa kita jawab. Biasanya kita menggunakan kata ‘Libur’ untuk kegiatan atau hari khusus dimana kita berhenti sejenak dari rutinitas sehari-hari. Liburan biasanya digunakan untuk me-Refresh pikiran atau menghilangkan kejenuhan.. Banyak cara yang digunakan untuk meng-isi waktu libur tersebut. Contoh yang sederhana adalah melakukan kegiatan yang kita sukai, seperti: jalan-jalan, bermain, atau sekadar bermalas-malasan.

Kali ini saya mendapatkan definisi unik untuk kata ‘libur’. Sebuah definisi global yang ternyata bermakna luas..

Libur adalah beralihnya aktifitas (kegiatan) seseorang dari satu aktifitas ke aktifitas yang lainnya.

Dengan Definisi ini, kami merasa ditegur secara halus.. saya merasa seperti diberikan pilihan, bagaimana memilih kegiatan / aktifitas dikala liburan. Saya bisa saja memilih mengisinya dengan cara menghabiskan waktu untuk bermain sepuasnya, boleh juga dengan bermalas-malasan, atau melakukan kegiatan lain yang tidak berguna lainnya. Tapi libur bisa di arahkan dengan melakukan hal-hal yang bermanfaat. Semua berpulang kepada pribadi masing-masing orang.

Dengan Definisi ini pula, setiap hari.. setiap kegiatan dapat dimaknai dengan liburan. Ketika kita melakukan kegiatan/aktifitas yang menyenangkan diluar dari kebiasan, ini bisa di definisikan sebagai Liburan.. Ketika kita bermalas-malasan, ini juga bisa di definisikan sebagai liburan.. Pun sebaliknya ketika kita bergerak penuh semangat dibandingkan dengan hari-hari biasanya yang penuh dengan kemalasan, ini juga bisa di definisikan sebagai Liburan..!!

End Note..
Tulisan ini saya tujukan untuk menegur diri saya keras-keras.. Apa yang kamu lakukan untuk mengisi waktumu?? Dengan apa kamu habiskan kegiatan-mu?
Ayoo.. Semangat.!! Stop messing arround.. Berhentilah bergadang untuk hal yang tak penting... Jangan habiskan waktu untuk terus-menerus main game..!!
Grew Up.. Wake Up.. ! Face the reality.. Lakukan hal lain yang lebih bermanfaat..!!


PS:
(mungkin) untuk sementara nge-Blog-nya juga libur dulu.. untuk waktu yang masih belum bisa di’definisikan’ (hehehe..). mencoba metode lain mengobati ‘penyakit’ susah tidur dan nge_game yang terasa sudah keterlaluan.. :)
c u latter..  
salty_fish
Bahan Renungan..

Part 1:

I am the worshiper who earned the sins forbid by the wishes from seeking forgiveness. I am the worshiper who wakes saddened of his missteps (mistakes), worried and depressed. I am the worshiper who earned the sins forbid by the wishes from seeking forgiveness. I am the worshiper who wakes saddened of his missteps, worried and depressed.

Part 2:

I am the worshiper whose book (where his deeds are recorded) is being lined (as in filled) where all has been watched and nothing no matter how small is missing (all is written which implies the book is heavy physically and on the soul). I am the worshiper who is mistaken and sinned in secret (but all is known to Allah) so why wouldn't I start weeping in tears.

Part 3:

I am the worshiper who is mistaken and sinned in secret so why wouldn't start weeping in tears. I am the worshiper who earned the sins forbid by the wishes from seeking forgiveness. I am the worshiper who wakes saddened of his missteps, worried and depressed. I am the worshiper who wasted and lost the years and didn't pay attention to the white hair growing (getting old).

Part 4:

I am the worshiper drowned by the sea waves crying (screaming) for I may find a response. I am the worshiper drowned by the sea waves crying for I may find a response. I am the worshiper who earned the sins forbid by the wishes from seeking forgiveness. I am the worshiper who wakes saddened of his missteps, worried and depressed.

Part 5:

 I am the worshiper sick of sins seeking a doctor (healer). I am the worshiper who is homeless and wasn't fair to myself so I come to your door in shame (I am guessing the house of God). I am the worshiper who is homeless and I wasn't fair to myself so I come to your door in shame. I am the worshiper who earned the sins forbid by the wishes from seeking forgiveness. I am the worshiper who wakes saddened of his missteps, worried and depressed.

Nice one.. Bahan Renungan.. di CoPas dari FB Temen.. (http://www.facebook.com/note.php?note_id=496715901903) 

salty_fish
Jika SMS masuk.. qta cpet2 baca & balas
Tapi Kenapa waktu Sholat masuk qta tidak cpet2 Laksanakan?
Isi ulang pulsa 10rb qta Sanggup..
Tapi Kenapa Sodaqoh Rp.1000 terasa berat?
Waktu mandi macam2 lagu diNyanyikan..
Tapi kenapa Waktu makan “Bismillah..” pun kita lupa?
Baca majalah kta bisa.. Kenapa membaca Al Qur’an qta tidak bisa?
Bila HP rusak susah payak kita tebus..
Tapi kenapa tidak qta tebus Dosa2 yang telah qta lakukan??
Semoga qta tidak tergolong HambaNya yang “beruntung” didunia..
Tapi Merugi Abadi diAkhirat..
------------------------------------------
Beberapa hari yang lalu saya menerima pesan (SMS) diatas dari seorang teman.. Langsung kepikiran mau komentar pas mau baca tuch sms..
Honestly.. ntu bukan gw banget gitu loch.. (wekeke..)
Pertamaxx.. Jarang2 tuch ada SMS masuk langsung dibaca, apalagi dibales (weh.. sorry ini pengakuan resmi.. yang sering telat dijawab sms-nya maaf ya.. kebiasaan buruk tuch.. ) klo ada sms masuk, paling mikir.. oh ada sms masuk.. trus.. lupa dah... =) baru baca klo udh 2-3 kali bunyi alarm baru dah.. ato klo ga yg sms misscall.. hihihi (parah bgt yak..). Trus isi ulang 10rb.. plis dech... Minimal 50rb gitu... Nyanyi dikamar mandi?? Iiiww.. ga banget dah.. Baca Majalah? Boro2.. yang gratisan pliss.. HP rusak.. biarin aja lagi.. yang penting masih bisa bwat nelpon ma sms.. multimedia mah ga penting..xixixi...
But.. It’s not the Point..!! just intermezo lah...
Berat.. sunggug berat..!! Saya langsung teringat dengan Firman Aloh Surat As Samsy (91) ayat 8 s.d 10. Terjemahan Indonesia kira2 sebagai berikut:
“Maka Alloh mengilhamkan kepada jiwa (nafs) itu jalan Fujur (Kefasikan) dan Taqwa (ketakwaan). Sungguh beruntunglah orang yang mesucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.”
Begitulah.. Jiwa (hati) manusia hanya diIlhamkan, maksudnya hanya diberikan dua pilihan.. Jalan Fujur.. ataukah Jalan Taqwa??
Tinggal kita yang pilih...
Saya jadi teringat pesan dari salah seorang guru (ustadz).. Pilihlah mana yang lebih kamu cintai.. karena cinta manusia itu selalu condong kesalah satu pilihan.. tidak akan mungkin kedua-duanya dicintai.. pasti ada salah satu yang paling kamu cintai..
Kenapa Berat menjawab panggilan sholat berjamaah..? Padahal Sholat Berjamaah diMasjid Hukumnya WAJIB1 bagi Laki-laki baligh.. klo sms sich.. bukan bandingan yang sesuai bagi pangilan sholat.. yang paling berat (in my opinion) adalah rasa takut ketika sedang bekerja.. takut apa kata orang.. takut apa kata Bos.. takut ketika sedang rapat.. takut pekerjaan terbengkalai.. (Ya Alloh.. berilah Hamba-Mu kekuatan untuk menghadapinya.. dan Jadikan Hamba-Mu selalu Istiqomah..)
Mengeluarkan harta di Jalan Alloh..?? Pekerjaan yang memang tidak ringan dan jika ditinggalkan juga bikin hati ga tenang.. bayangkan saja.. Jelas bahwa kita dititpi harta dan didalam “Harta Titipan” itu sudah pasti milik orang lain.. sadar atau tidak, rela atau tidak pasti diambil.. Jika Kita Ikhlas.. InsyaAlloh ada niali plusnya berupa pahala yang berlipa-lipat.. Jika tidak.. harta bisa diambil dengan berbagai cara.. mulai dari ditimpa bencana, sakit, dan lain sebagainya..
Penting untuk di Ingat adalah Sodaqoh, infa, wakaf, hibah.. tidak terikat oleh waktu, tempat, dan besarnya.. yang penting ikhlas.. dan ditujukan kepada yang berhak menerimanya.. jangan sebarangan lho..
Berbeda untuk Zakat.. ada aturan maennya lho.. hati-hati jangan jadi kreatif.. ngarang, apalagi ngawur..!!!
Pertanyaan berikutnya.. Berapa lembar (atau malah lebih parah berapa ayat..) Al Qur’an yang dibaca hari ini... Bagaimana dengan mempelajarinya, mentadaburina.. membaca terjemah saja berat...!!! Majalah atau koran sich.. ga zaman lagi.. nah klo browsing.. baca email, Friendster, Blogging, dowload anime/manga favorite?? Berapa sering sich.. dibanding download kajian??, berapa sering browsing artikel yang benar-benar mendidik?? Sedih.. miris... lagi-lagi klo inget, kita Cuma bisa milih mana yang lebih kita sukai (cintai).. fujur?? Atau taqwa??
Penebusan dosa?? Kapan coba terakhir terbangun menangis ketika sholat malam (sholat tahajud)?? Kapan terakhir berdoa minta ampunan dengan khusyuk??? Kapan terakhir megucap Istighfar dengan penuh penyesalan... Duh.. Hati... mana yang paling kamu cintai...
Terakhir..
“Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman), dan dia ingat Nama Tuhan-nya, lalu dia sembahyang (sholat). Tetapi kamu (orang-orang kafir)memilih kehidupan duniawi. Sedangkan Kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.” (QS: Al A’la, 14-17)
Ya Alloh Sang Pembolak-balik Hati... Tetapkan Hati ku diatas Dien Mu...!!!